Ijasah Laut Palsu ? Ini usulan IKPPNI yang Diapresiasi DIRKAPAEL -->

Iklan Semua Halaman

Ijasah Laut Palsu ? Ini usulan IKPPNI yang Diapresiasi DIRKAPAEL

Ananta Gultom
October 18, 2020


Rangkuman hasil diskusi:

Pertemuan 28.09.2020 sangat kondusif dan produktif terarah fokus selama 2 jam, langsung dipimpin DIRKAPEL Capt.Hermanta diiringi semangat solutif dan komitmen tinggi.

Tidak muncul atmosfir budaya saling menyalahkan, justru saling mengisi utk perbaikan2 system yg diperlukan.

Opsi2 yg saling mendukung dari tiap tim yg hadir dibahas sangat rinci dan tehnis.

Antara lain Semua usulan2 IKPPNI diapresiasi dan sangat diperhatikan.

Higlights:

1. Pemetaan masalah sementara fokus pada dokumen pelaut COC dalam tingkat:
 a. Nasional.
b. Internasional.

2. Utk masalah ipal tingkat internasional sbg anyisipasi awal Akan sesegera mungkin dibuat pihak DJPL atau KEMENHUB semacam surat edaran yg menyatakan kementerian terkait tdk pernah terbitkan COC utk WNA, kecuali program G to G yg pernah dibuat dgn negara2 Malaysia, Tanzania dan Bangladesh dlm  tahun2 tertentu saja.

3. Pembenahan IT sbg database pelaut online system dgn technologi diupayakan dgn security system teruji dan mutakhir.

4. Harus ada dedicated team ahli yg bertanggung jawab secara berkesinambungan utk sustainable maintenance.

5. Surat balasan IKPPNI sdh diterima dan semua masukan2 akan disaring berdasarkan priority need.

6. Diusulkan pokja yg terlibat diikat dgn satu kesepakatan yg terukur secara hukum, agar ada legal standing dan efisiensi efektiviyas bagi kerja DJPL krn tdk perlu berkirim surat lagi setiap saat ada prioritas pertemuan pokja.

Harapan dr DIRKAPEL adalah dlm proses pembenahan2, semua pihak tdk memunculkan berita2 yg kurang konstruktif sbg solusi.

Demikian disampaikan dan harap komunikasikan langsung kpd pengurus bila ada hal yg perlu klarifikasi.

Salaam Perwira,
DS 24
Ketua IKPPNI / CAAIP 24
29.09.2020