Terkini

BERITA TERKINI


Lihat Semua Berita >>>

Cat-1

YBS CAAIP

YBS CAAIP

Berita STIP

BERITA STIP

CAAIP Video Chanel

Cat-2

Cat-3

Cat-4

Latest Posts

Telah wafat sahabat Tamzil Munaf ang 23,  hari ini Rabu 14.02.2017, Jam 07.10 wib di rumah sakit Omni Pulomas.

Alamat rumah duka
JL. Mardani 1 No. 22
Percetakan Negara-Mardani Raya
Rawasari
Jakarta Pusat.

Masuk dr Lampu Merah RAWASARI belok kiri trus masuk sampai dapat Lampu Merah ke dua belok KANAN.
200 meter sebelah kanan ada gang dapat rumah duka sebelah kanan jalan.

Dimakamkan hati ini Rabu 14.02.2017 setelah Sholat Ashar.

Innalillahi waina ilaihi rojiun telah berpulang kerahmatullah Capt Abiyoga Dasuki AIP 8 kakak dari  Pria Utama Dasuki AIP 16 tadi malam karena sakit,rumah duka Jalan Gaharu 2 no 15 Cilandak Barat  Jakarta Selatan no hp keluarga 0819 804702,dimakamkan hari ini ba'da Solat Zuhur di pemakaman umum Jeruk Purut,Semoga Almarhum Husnul Khotimah dan kepada keluarga yang ditinggalkan semoga tabah menghadapi keadaan ini,Al Fatihah

CAAIP.Net-" Sesuai hasil Raker Koordinasi  kedua kemaren yg salah satu program nya adalah sharing knowledge, maka  sudah ada 2 materi  yg akan dilaksanakan pada bulan februari 2018 yaitu Sharing Knowledge P&I termasuk H&M ( oleh Budi Santoso 18 ) dan Marine Investigation Course ( olehAldrin ), kita akan kerjasama dgn pihak STIP dan jumlah peserta tergantung tempat yg disediakan oleh STIP."seperti yang disampaikan pengurus Pusat CAAIP.
ilustrasi : Oil Bunkering
Jakarta, 28/01/2018 - eMaritim.com - Bila membaca judul artikel ini nalar insting saya sebagai seorang Chief Engineer  langsung teringat kepada sosok seorang Bapak Direktur Keuangan dikantor yang selalu menggaungkan kata Penghematan dan penghematan dalam kondisi iklim usaha yang semakin ketat bersaing.

Sehingga penghematan adalah jalan terbaik termasuk pemakaian bahan bakar dalam pengoperasian kapal dari hari kehari.

Beliau memiliki beberapa pertanyaan penting yaitu :

- Apakah pemakaian bahan bakar pada saat beroperasi itu Real ataukah hanya perhitungan kasar sehingga dalam interval sekian hari kapal harus Re-bunker kembali ? sehingga pemakaian bahan bakar HFO (Heavy Fuel Oil ) dipergunakan untuk  Main Engine, Steam Boiler dan HSD ( High Speed Diesel Oil ) dipergunakan untuk Auxiliari Engine generator

- Dan apakah  konsumsinya hampir sama jumlahnya dalam 24 jam siapapun chief engineernya atau dalam keadaan  ada atau tanpa beban apakah konsumsi bahan bakarnya selalu sama dan apakah penumpukan sisa bahan bakar diperkenankan oleh chief engineer/master sehingga makin lama jumlah penumpukan sisa  akan semakin besar jumlahnya dan akhirnya harus disediakan tanki lagi atau yang lebih ekstrlm adalah membuang sisa bahan bakar kelaut sebagai hasil penumpukan sisa pemakaian bahan bakar selama operasi ?

Dalam topik diatas telah terlihat jelas akan adanya suatu usaha penghematan pemakaian bahan bakar dengan cara antara lain menghitung bahan bakar yang terpakai secara Real yaitu dengan menghitung Specific Fuel Consumption.

Misalnya:

Power Engine: 16560 bhp (brake horse power)

Fuel Consumption dalam 4 jam : 11.2 m3

Temperatur bahan bakar: 119 deg C

Specific Gravity pada : 119 deg C
dari tabel: 0.9364 - 0.068 = 0.8684  gr/cm3

Specific Consumption : ( 11.2 x 0.8684 ) : ( 4 x 16560 ) X 1000000 = 146.8 gr/ bhph (brake horse power hour )

Lower Calorific Value hn = 9723 kcal/kg (diambil dari nomogram )

Consumption Corrected Calorific : 146.8 X ( 9723 / 10200 ) = 139.9  g/bhph.

Consumption Corrected : 139.9 - ( 1.24 + 1.42 ) = 137.2 g / bhph.

Jadi dari hasil perhitungan ini terkoreksi hingga mencapai  angka yang signifikan sekali.

Oleh sebab itu penghitungan yang matang merupakan salah satu cara yang bisa diterapkan selain penghitungan dengan cara On hand Observation yaitu mengamati pengurangan yang terjadi waktu demi waktu berdasarkan pengamatan langsung dari Gauge glass yang diperbandingkan dengan hasil Flowmeter.

Dengan demikian jika yang digunakan sebagai pengamatan adalah gauge glass di tanki harian maka periode 1 hari yang baik dan apabila flowmeter yang di pakai maka periode yang dipakai ialah minimum 1 jam dan dengan cara cara ini dapat didapat suatu nilai yang lebih akurat mengenai pemakain bahan bakar.

Solusi:
Perusahaan dapat lebih akurat dalam memberi bahan bakar , resiko penjualan bahan bakar dapat dihindarkan, resiko terjadinya tindakan kriminal dapat dihindarkan yang akhirnya mencegah adanya pembuangan bahan bakar dilaut yang berakibat pencemaran.( Adiely Nduru )

Free konsultasi
 Free Engineering Consultant
Jakarta, 28/11/2018- CAAIP.net - Boetje Pitna angk.6 : " Kalo kita bicara maritim, kita bicara kapal dan bukan ikan.
Karena ikan ikan tidak ada kaitannya dengan Maritim !"
"Kenapa International Maritime Organisation ? Karena kalau bicara Maritim itu bicara kapal ! " ulangnya lagi.
"Dan anda anda lebih hebat dalam bicara kapal ! " tegasnya dalam arahan Acara ramah tamah CAAIP pada Sabtu 27 Januaru 2018 bertempat di La Prisma Kelapa Gading.
Hadir dalam acara itu jajaran Pengurus Pusat CAAIP, Cabang serta Ketua angkatan. ( AG24)

Telah berpulang ke Sang Pencipta..kawan/sr/yr kami daddy Pasudwiyanto jurusan teknika angkatan 34 malam ini di rumah sakit hermina...akibat serangan jantung....kami mewakili almarhum dan keluarga memohon maaf jika almarhum memiliki kesalahan semasa hidupnya..dan semoga keluarga yg ditinggalkan selalu diberikan kekuatan dan ketabahan..aamiin..🙏🏼
foto: marine diesel info

Jakarta, 23-01-2018, eMaritim.com - Starting Air Distributor ialah salah satu perangkat yang sangat penting sekali didalam suatu rangkaian Starting Air System dimana Engine di Start ( dihidupkan ) dengan udara bertekanan +_ 30 Kg/cm2 .

Dengan tekanan sebesar ini udara bertekanan ini akan melalui Main Starting Air valve sebelum masuk ke Starting Air Distributor lalu dibagi kedalam Starting Air Valve sesuai Firing Order.

Maka terlihatlah Fungsi Starting Air Distributor yg sangat signifikan menyalurkan udara kemasing masing Cylinder sesuai firing order.

Didalam Starting air distributor terdapat Piston dan Cylinder yang bergerak membuka atau menutup yang kerapatannya ditentukan oleh bocor tidaknya udara antara Cylinder Seat dan Needle spindle Piston serta kondisi Spring yang ada,dan oleh sebab ltu kurangnya perawatan pada Starting Air Distributor akan berakibat pada lancar atau tidaknya Engine itu di Start atau dihidupkan dan pengaruhnya adalah bahaya pada saat sedang Maneouvre baik di Pelabuhan atau sedang sandar.

Bagaimana menurut anda ? ( AAN )
Direct Consultant

X-Taruni

Gallery

Umum

Cat-5

Cat-6